• Beranda
Minggu, Juli 26, 2026
TranSatu
  • Login
  • Beranda
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • News
  • Hukum
  • Ekbis
  • Sport
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • News
  • Hukum
  • Ekbis
  • Sport
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
TranSatu
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • News
  • Hukum
  • Ekbis
  • Sport
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Ragam
Home Hukum

Kuasa Hukum Don Ritto Siapkan Praperadilan Penyitaan Aset dalam Kasus Febrie Adriansyah

25 Juli 2026
/ Hukum
1.4k
VIEWS
Share on Facebook

JAKARTA – Kuasa hukum tersangka Don Ritto, Handika Honggowongso, menyatakan pihaknya tengah menyiapkan langkah hukum berupa permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Langkah tersebut akan ditempuh sebagai bentuk keberatan atas penyitaan sejumlah aset yang menurut kliennya tidak memiliki keterkaitan dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Pernyataan itu disampaikan Handika di tengah perkembangan terbaru perkara yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Pada Jumat (24/7), Kejaksaan Agung resmi menahan Febrie setelah menjalani pemeriksaan intensif dalam kapasitas sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Seusai ditahan, Febrie menyatakan dirinya merasa dikriminalisasi, namun tetap menyatakan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku.

BacaJuga

PBG Sudah Diterbitkan, Pekerja Pembangunan Ruko CBD Helvetia Riang Bisa Bekerja Kembali

KPK Bangun Gerakan Antikorupsi Berbasis Masyarakat

PD GPA Kota Medan Soroti Lonjakan LHKPN Rico Waas Tanpa Rincian Aset

Menurut Handika, tim penyidik yang dikenal sebagai Tim 9 berada dalam situasi yang penuh tekanan ketika menangani perkara tersebut.

“Hari ini merupakan hari yang berat. Kami melihat Tim 9 berada dalam tekanan dan dilema yang luar biasa. Seharusnya setiap keputusan tetap berpijak pada fakta hukum, bukan pada narasi yang berkembang di ruang publik,” ujar Handika.»

Ia menegaskan, kliennya telah memberikan penjelasan mengenai asal-usul uang dan aset yang disita penyidik, termasuk tujuan penggunaannya. Menurutnya, penyidik seharusnya terlebih dahulu menguji relevansi formil maupun materiil terhadap setiap barang bukti sebelum menghubungkannya dengan pihak tertentu.

Handika juga membantah anggapan bahwa uang maupun emas yang ditemukan dalam rangkaian penggeledahan, termasuk di kawasan Sentul, money changer, maupun lokasi lain, merupakan milik Febrie Adriansyah.

Ia menyebut seluruh penjelasan mengenai kepemilikan aset telah disampaikan oleh Don Ritto kepada penyidik dan didukung bukti-bukti yang dimiliki pihaknya.

Sebelumnya, Handika juga pernah menyatakan bahwa aset tersebut merupakan milik Don Ritto dan berkaitan dengan kegiatan yayasan, bukan milik Febrie Adriansyah.

“Yang sangat kami sesalkan adalah adanya kesan prematur dalam menghubungkan uang dan emas yang disita sebagai milik Pak Febrie, padahal klien kami telah menjelaskan secara terbuka mengenai asal-usul aset tersebut,” katanya.

Atas dasar itu, Handika memastikan pihaknya tengah mempersiapkan permohonan praperadilan. Gugatan tersebut akan diajukan oleh para pihak yang mengklaim sebagai pemilik sah atas uang tunai maupun aset dalam berbagai mata uang, termasuk dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat, yang saat ini berada dalam status sita.

“Kami akan menempuh jalur praperadilan secepatnya. Biarlah nanti pengadilan yang menguji apakah tindakan penyitaan tersebut telah sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana atau tidak,” tegasnya.

Kasus yang menjerat Febrie Adriansyah sendiri menjadi perhatian publik setelah sebelumnya ia ditetapkan sebagai tersangka bersama Don Ritto dalam perkara dugaan korupsi dan TPPU.

Perkara tersebut merupakan hasil pengembangan penyidikan yang semula ditangani Kortas Tipikor Polri sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Agung untuk proses lebih lanjut.

Setelah sempat tidak ditahan pada awal penetapan tersangka, Kejaksaan Agung akhirnya melakukan penahanan terhadap Febrie pada 24 Juli 2026 setelah pemeriksaan lanjutan.

Hingga kini, proses penyidikan masih berlangsung. Kejaksaan Agung belum memberikan kesimpulan akhir mengenai pokok perkara.

Sementara seluruh pihak yang terkait tetap memiliki hak untuk menyampaikan pembelaan serta menempuh upaya hukum sesuai ketentuan perundang-undangan.

Asas praduga tak bersalah tetap berlaku sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (Red)

Tags: Kuasa Hukum Don Ritto Siapkan Praperadilan Penyitaan Aset dalam Kasus Febrie Adriansyah
Share130SendShare
Sebelumnya

Jeka Saragih Apresiasi Iptu Bimo Tangkap Pelaku Kekerasan terhadap Ibu Hamil di Kawasan Terowongan Pancasila

BeritaLainnya

Hukum

PBG Sudah Diterbitkan, Pekerja Pembangunan Ruko CBD Helvetia Riang Bisa Bekerja Kembali

12 Mei 2026
Kegiatan peningkatan peran serta masyarakat yang digelar pada 5–7 Mei 2026 di Kabupaten Asahan dan Kota Medan,
Hukum

KPK Bangun Gerakan Antikorupsi Berbasis Masyarakat

11 Mei 2026
Sekretaris PD GPA Kota Medan, Kiki Trisna
Hukum

PD GPA Kota Medan Soroti Lonjakan LHKPN Rico Waas Tanpa Rincian Aset

7 Mei 2026
Seorang pengedar narkoba jenis sabu tumbang ditembak petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Selasa (5/5/2026). Pelaku yang sudah masuk TO itu mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat di Kota Medan.
Hukum

Polrestabes Medan Tembak ‘Gerandong’ Pemasok Narkoba

5 Mei 2026
Hukum

LPA Labura Apresiasi Polres Labuhanbatu, Pemberantasan Narkoba Dinilai Selamatkan Masa Depan Anak-anak

28 April 2026
Hukum

GEMA PENA: Jangan Hakimi Akbar Himawan Buchari Sebelum Ada Putusan Hukum

24 April 2026
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.

Populer

  • Video "Tasya Gym Bandar Batang" viral dan menjadi buruan warganet di media sosial dalam beberapa hari terakhir. (int)

    Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’: Aksi Panas 15 Menit Bikin Badan Berkeringat

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Hasyim SE Berbagi Tali Asih di Hari Santri Nasional Bersama Jaringan Sahabat Setia Hasyim

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Rico Waas Tak Hadiri Peresmian Koperasi Merah Putih, Diduga Keluar Negeri Tanpa Izin, Prabowo Berang

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Sumut Foundation: AKBP Revi Nurvelani Pemimpin Tegas, Humanis, dan Berintegritas dalam Membangun Keamanan Asahan

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
  • PTPN IV: Rp150 Ribu Bisa Beli Karbon Selamatkan Lingkungan

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Dua dari Empat Terdakwa Korupsi Profil dan Website Desa di Karo Divonis 1 Tahun Penjara

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Bobby Nasution Apresiasi Kondisi Sumut Kondusif dan Aman

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • AMPRB Desak Polda Sumut Tangkap Penyebar Fitnah Terhadap Hasyim

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Beranda

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • News
  • Hukum
  • Ekbis
  • Sport
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Ragam

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.