• Beranda
Senin, Maret 2, 2026
TranSatu
  • Login
  • Beranda
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • News
  • Hukum
  • Ekbis
  • Sport
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • News
  • Hukum
  • Ekbis
  • Sport
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
TranSatu
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • News
  • Hukum
  • Ekbis
  • Sport
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Ragam
Home Ekbis

Marak Ditemukan Beras Oplosan, Ini Penjelasan Ekonom Sumut

16 Juli 2025
/ Ekbis
Beras dijual di pasar. Foto/rri

Beras dijual di pasar. Foto/rri

1.4k
VIEWS
Share on Facebook

MEDAN. Beras oplosan yang tengah ramai dibicarakan, pada dasarnya masyarakat kerap luput atau tidak mengetahui perbedaannya. Dalam parakteknya, beras yang didistribusikan ke masyarakat memiliki ragam kualitas yang berbeda. Namun memang dibutuhkan pengawasan atau monitoring untuk memastikan bahwa kualitas beras yang dijual itu sesuai dengan kemasan yang tercantum.

Khususnya untuk beras yang dilabeli dengan kualitas medium atau premium. Karena masyarakat umumnya langsung percaya dengan kemasan tanpa mengecek secara langsung.

BacaJuga

Pemprov Sumut Buka Kesempatan Magang ke Jepang

PTPN IV Regional I Tegaskan Komitmen Sosial: Rp1 Miliar Dana TJSL Triwulan III 2025, Dorong Kualitas Hidup Masyarakat Medan

KORSA Nilai Manajemen PTPN IV Regional 1 Profesional dalam Kebijakan Mutasi

“Jadi kalau pemerintah ingin memastikan bahwa beras yang didistribusikan ke masyarakat memenuhi kriteria kualitas yang sesuai dengan kemasannya, maka bisa dilakukan dengan cara mengambil sampel beras secara berkala untuk dilakukan pengujian di laboratorium,” kata Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin, di Medan, Selasa (15/7/2025).

Sebab, kalau masyarakat yang diminta untuk melakukan penilaian secara mandiri terhadap kualitas beras. Masyarakat pada umumnya lebih melihat warna beras, bau, pecahannya berikut harganya. Dari kriteria tersebut masyarakat juga tidak bisa lantas menyimpulkan apakah beras tersebut termasuk dalam kategori medium, premium atau jenis lainnya.

Apalagi kalau mengacu kepada kriteria lain seperti presentase derajat sosoh, kadar air, butir menir hingga butir patah. Jelas untuk memastikan presentase dari kadar beras tersebut dibutuhkan bantuan alat atau teknologi.

“Sehingga saya menyarankan fungsi pengawasan atau kontrol sebaiknya dilakukan di level pemerintah, masyarakat tinggal menikmati saja,” jelasnya.

Sebab, kalau mengandalkan laporan masyarakat, saya meragukan kemampuan masyarakat untuk memilah jenis beras tesebut berdasarkan derajat kualitasnya.

Karena potensi laporannya salah cukup besar. Untuk mengidentifikasi awal apakah beras berpotensi dioplos atau tidak sebenarnya cukup mudah. Tinggal hitung berapa HPP (harga pokok produksi) di level kilang, lantas bandingkan dengan harga di level konsumen.

Sebagai contoh, jika harga gabah kering giling di level produsen sebesar 8.000 per Kg, sementara rasio gabah menjadi besar sebanyak 50%, namun harga beras dijual diikisaran 14 ribu per Kg.

Padahal harga keekonomiannya bisa mencapai 16 ribu per Kg. Dari contoh tersebut kita bisa mengambil kesimpulan bahwa harga beras yang dijual terbilang murah.

Ada kemungkinan beras tersebut dioplos, atau kilang menekan untung, bisa jadi beratnya tidak sesuai takaran, atau kemungkinan lain yang bisa ditindak lanjuti. Jadi memang fungsi pengawasan itu bisa dilakukan secara rutin untuk memastikan bahwa masyarakat membeli beras sesuai dengan kualitasnya.

(trs)

Tags: Beras OplosanEoonom Sumut
Share130SendShare
Sebelumnya

Optimalisasi Lahan Tidur di Kebun Teh Bah Butong PTPN IV Regional II Telah Melalui Kajian Mendalam

Selanjutnya

Sahnan Pasaribu : Posyandu Era Transformasi Kesehatan

BeritaLainnya

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sumut, Yuliani Siregar
Ekbis

Pemprov Sumut Buka Kesempatan Magang ke Jepang

20 Februari 2026
Ekbis

PTPN IV Regional I Tegaskan Komitmen Sosial: Rp1 Miliar Dana TJSL Triwulan III 2025, Dorong Kualitas Hidup Masyarakat Medan

29 Oktober 2025
Ketua Umum KORSA, A. Ardiansyah Harahap
Ekbis

KORSA Nilai Manajemen PTPN IV Regional 1 Profesional dalam Kebijakan Mutasi

30 Oktober 2025
Bank Sumut meraih Penghargaan Tingkat Keterhunian Tertinggi dari BP Tapera, Kamis (23/10/2025). Penghargaan ini diterima oleh Pemimpin Divisi Ritel Bank Sumut Gama Cherry Al Halim.
Ekbis

Bank Sumut Dapat Penghargaan Keterhunian 100 Persen dari BP Tapera

28 Oktober 2025
Pengamat Ekonomi , Gunawan Benjamin.
Ekbis

Masih Ada Peluang Tekan Inflasi Sumut pada Kuartal Keempat

29 Oktober 2025
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Ekbis

Kemenkeu Potong Dana Transfer, Gubsu Bobby: Kasihan Kabupaten/Kota dengan PAD Kecil

29 Oktober 2025
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.

Populer

  • Forum Badan Kemakmuran Mesjid (BKM), Ormas Islam dan Pengurus BKM di Kecamatan Medan Kota, Medan Amplas dan Medan Denai memberi peringatan kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas untuk segera menutup dan melarang penjualan daging babi di sekitaran Jalan M Nawi Harahap, Bahagia By Pass dan Jalan Turi.

    Wali Kota Medan Didesak Tutup Pedagang Daging Babi di Tempat Umum

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Targetkan Tiga Poin Lawan Sumsel United, Kashartadi: Kita Sudah Siapkan Mental dan Strategi Khusus

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • PT Samaru : Pengelolaan Parkir RSUD Djoelham Binjai Di Bawah Dishub, Berita “Manajemen RS Terima Sesuatu” adalah Hoax

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Sumut Foundation: Erni Aryanti Sitorus Sosok Transparan dan Tegas Menjalankan Tugas Ketua DPRD Sumut

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Setahun Kepemimpinan Rico-Zaki Tuai Apresiasi

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • PTPN IV Regional I Tegaskan Komitmen Sosial: Rp1 Miliar Dana TJSL Triwulan III 2025, Dorong Kualitas Hidup Masyarakat Medan

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Dua dari Empat Terdakwa Korupsi Profil dan Website Desa di Karo Divonis 1 Tahun Penjara

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Bentuk Tim Khusus terkait Pekerja Migran yang Tewas di Kapal Korsel, JAGA MARWAH Apresiasi Menteri P2MI

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Beranda

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • News
  • Hukum
  • Ekbis
  • Sport
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Ragam

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.